Kata Nabi Adam…
1. Aku hanya sekali berbuat salah. Langsung Allah pisahkan aku dengan istriku Hawa selama 450 tahun. Sementara umat Nabi Muhammad, pagi, siang, soreh, malam, berkali-kali berbuat salah, tak terhitung banyaknya berbuat dosa, hampir setiap hari, sepanjang tahun, tapi Allah tidak memisahkan mereka dari istri dan anak-anaknya.
2. Allah hanya menerima Taubatku, ketika aku berada di kota Mekah. Di tempat lain, selama ratusan tahun, aku memohon, tapi Allah belum menerima taubatku (semua nabi itu maksum, terampuni dari Dosa, tapi nabi Adam tidak sepenuhnya yakin taubatnya diterima Allah). Sementara umat Nabi Muhammad, kapanpun, dimana saja, di kota, negara apa saja di dunia ini, cukup sekali bersungguh-sungguh memohon ampun, taubatnya langsung diterima Allah.
3. Ketika sekali aku berbuat dosa di Surga (memakan buah khuldi), Allah langsung melepas pakaian dari tubuhku, sehingga aku berada dalam keadaan telanjang (Malu). Tapi umat Nabi Muhammad, berkali-kali berbuat dosa, punya banyak aib, tapi Allah tidak membukanya. Allah justru memberi mereka pakaian untuk berlindung sehingga tidak perlu menahan malu terlihat orang lain.
4. Aku sekali berbuat salah di Surga, langsung Allah turunkan ke Bumi. Sebaliknya, umat nabi muhammad, berkali-kali berbuat salah di dunia, ketika bertobat, Allah angkat derjatnya dan Masukan mereka ke surga.
Aku iri dengan umat Nabi Muhammad. Aku ingin menjadi bagian Umat Nabi Muhammad.
فباي الاء ربكما تكذبان
Nikmat mana lagi yang akan kalian dusta kan ?
Sungguh beruntung kita semua menjadi umat Muhammad , semoga juga kita bangkit dari kubur tetap diakui umat Muhammad .
Lukman Haris Rahman Saroka,
