













Menghidupkan Kembali Warisan Spiritual
Pada tanggal 31 Oktober 2019, Jamiyah Majelis Dzikir Wal Irsyad Bumi Sholawat melaksanakan kerja bakti monumental di Padepokan Agung Palanggaran, sebuah lokasi yang kaya dengan nilai sejarah dan spiritualitas. Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen komunitas dan bertujuan untuk memulai restorasi serta modifikasi salah satu situs spiritual bersejarah di Kabupaten Sumenep.
Menyusuri Sejarah Padepokan Agung Palanggaran
Padepokan Agung Palanggaran, terletak di perbatasan Dusun Langsar Laok dan Dusun Korbi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, adalah salah satu padepokan pesulukan kuno yang keberadaannya telah lama terlupakan. Bukit ini, yang dikenal oleh masyarakat setempat sebagai “Palanggaran” atau “Palanggheren,” adalah saksi sejarah yang menyimpan banyak kisah tentang tarbiyah dan spiritualitas Islam di Madura.
Padepokan ini pernah menjadi pusat pendidikan dan latihan spiritual bagi para salik penganut Toriqoh Syatoriyah Akmaliyah. Di bawah bimbingan Al-Arif Billah Kyai Ampenan, dikenal sebagai “Kyai Tapa,” banyak muridnya yang menjadi waliyullah dan penyebar Islam di pulau Madura. Selain itu, bukit ini juga menyaksikan prosesi Talqin Dzikir para punggawa Keraton Sumenep yang mempraktikkan metode Toriqoh Syatoriyah.
Restorasi dan Modifikasi: Memulihkan Kehidupan Spiritual
Di bawah bimbingan As-Syaikh Lukman Haris Rahman As-Syadzili As-Syatthor, cita-cita besar untuk menghidupkan kembali metode tarbiyah Aslafus Sholeh semakin dekat menjadi kenyataan. Pembangunan pesantren Darussalikin di Padepokan Agung Palanggaran merupakan langkah awal dalam mewujudkan visi ini. Proyek ini bertujuan untuk menyatukan amaliyah dzahir dan batin dalam Islam, mirip dengan metode yang diterapkan oleh Al-Imam Hujjatul Islam Ahmad bin Muhammad Al-Ghazali yang memiliki dua ma’had untuk membimbing santri dalam ilmu syariah dan batiniyah.
Kegiatan Kerja Bakti
Kerja bakti yang diadakan pada 31 Oktober 2019 dimulai sejak pukul 07:00 WIB dan berakhir pada 17:00 WIB. Kegiatan ini mencakup pembangunan pondasi masjid sebagai bagian dari proyek restorasi. Seluruh anggota Jamiyah Majelis Dzikir Wal Irsyad Bumi Sholawat berpartisipasi dengan semangat tinggi. Selama acara, peserta diberi waktu untuk istirahat, sholat, dan makan siang agar tetap bugar dan bersemangat.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya fisik dalam pembangunan, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari dedikasi dan kebersamaan dalam menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai spiritual serta sejarah yang terkandung dalam Padepokan Agung Palanggaran.
Melanjutkan Warisan Spiritual
Dengan adanya kerja bakti ini, harapan untuk menghidupkan kembali Padepokan Agung Palanggaran sebagai pusat pesantren pesulukan yang menerapkan berbagai amaliyah Toriqoh Mu’tabaroh semakin mendekati kenyataan. Rencana ini mencakup penerapan delapan amaliyah thoriqoh, seperti Qodiriyah wa Syathoriyah, Naqsyabandi, dan Thoriqoh Dhalailul Khairot, yang diharapkan akan memperkaya spiritualitas umat dan melanjutkan warisan spiritual yang telah ada.
Sejarah dan kekayaan spiritual Bukit Palanggaran diharapkan akan kembali bersinar, membawa kembali kejayaannya sebagai pusat penyebaran syari’ah dan hakikat Islam. Dengan semangat dan dedikasi yang ditunjukkan selama kerja bakti, diharapkan proyek restorasi ini akan menjadi tonggak penting dalam melestarikan dan mengembangkan Padepokan Agung Palanggaran sebagai tempat pembelajaran dan spiritualitas yang berharga bagi generasi mendatang.
Proyek restorasi Padepokan Agung Palanggaran memerlukan dukungan dari berbagai pihak untuk bisa terwujud sepenuhnya. Kami mengundang para dermawan dan seluruh umat Islam untuk berpartisipasi dalam mendukung upaya ini melalui donasi. Kontribusi Anda akan sangat berarti dalam mempercepat proses pembangunan dan mewujudkan pesantren yang akan menjadi pusat pendidikan dan pengembangan spiritual yang bermanfaat bagi banyak orang.
Untuk berdonasi atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi 085975411042 atau klik tombol donasi sekarang di bawah. Semoga amal baik kita semua diterima oleh Allah SWT dan menjadi sumber berkah bagi umat.
