قال الله: يَوۡمَ يَقُومُ ٱلنَّاسُ لِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٦ [المطـفـفين:6-6]. قال مفسر هذه الأمة الإمام قتادة والإمام كعب: يقومون مقدار ثلاثمائة عام لا يأكلون فيه أكلة ولا يشربون فيه شربة ولا يجدون فيه روح نسيم. ثم تفكر يا أخي كيف تقف فيه الخلائق شاخصة أبصارهم منفطرة قلوبهم لا يكلمون في أمورهم يقفون ثلاثمائة عام. بل قال سيدنا عبد الله بن عمر وتلا رسول الله هذه الأية ثم قال: كيف بكم إذا جمعكم الله كما تجمع النبل في الكنانة خمسين ألف سنة لا ينظر إليكم. رواه ابن أبي حاتم
Allah SWT. Berfirman: “Pada hari itu ketika semua manusia berdiri menghadap Tuhan alam semesta”. Imam Qatadah dan Imam Ka’ab berkata: “Saat itu semua manusia berdiri selama 300 tahun tanpa makan, tanpa minum, pun juga tidak ada angin sedikitpun.” Maka pikirkanlah, wahai saudaraku, bagaimana semua makhluk berdiri di sana, mata mereka terpaku, hati mereka hancur, tak mampu berbicara (meskipun) tentang urusan mereka sendiri, mereka berdiri selama tiga ratus tahun lamanya. Bahkan Sayyidina Abdullah Ibn ‘Umar berkata: “Ketika Rasulullah Membaca ayat ini lalu Beliau bersabda: “Bagaimana dengan kalian ketika dikumpulkan oleh Allah SWT. Sebagaimana anak panah dikumpulkan dalam tempatnya selama 50.000 Tahun dan kalian tidak dilihat oleh Allah SWT. sedikitpun?”
Di barisan manakah kita saat itu?. Kemana kita akan mencari perlidungan?. Kepada siapa kita akan mencari pertolongan?. Sudah pantaskah kita mendapatkan pertolongan dari beliau (para Nabi, para Rasul, para Aulia’ dan para Shalihin)?. Ketika itu semua orang akan menyesal yang tak terhingga. Tapi apalah guna penyesalan saat itu ?.
Bersiaplah..!!! Karena hari itu benar-benar akan kita hadapi. Tak peduli siapa kita saat ini. Keturunan siapa kita saat ini. Berapa banyak harta yang kita miliki saat ini. Seberapa tinggi jabatan yang kita punya saat ini. Semuanya sudah tak berguna lagi. Kecuali amal & syafa’at.
